Apa itu balance, equity, margin, dan free margin?

Jawaban singkat

Balance adalah uang di akun Anda tanpa posisi terbuka. Equity adalah balance Anda ditambah floating profit atau loss. Margin adalah jumlah dana yang dikunci untuk menjaga posisi tetap terbuka, dan free margin adalah dana yang tersisa dan tersedia untuk transaksi baru atau kerugian.

Video ini menjelaskan perbedaan antara balance, equity, margin, dan free margin, serta bagaimana nilai-nilai ini saling memengaruhi untuk menentukan margin level dan risiko Anda.

Penjelasan Balance

Balance adalah jumlah uang di akun trading Anda setelah semua transaksi ditutup.

Poin penting:

  1. balance tidak mencakup posisi terbuka,
  2. balance hanya berubah saat sebuah transaksi ditutup,
  3. deposit, penarikan dana, profit, dan loss memengaruhi balance.

Jika Anda tidak memiliki posisi terbuka, balance = equity.


Penjelasan Equity

Equity menunjukkan nilai secara real-time dari akun Anda.

Rumus:

Equity = Balance + Floating Profit / Loss

Artinya:

  1. equity berubah seiring pergerakan harga pasar,
  2. meskipun balance tetap sama,
  3. equity adalah nilai utama yang digunakan untuk kontrol margin.

Margin call dan stop out didasarkan pada equity, bukan balance.


Penjelasan Margin

Margin adalah bagian dari dana Anda yang dicadangkan untuk menjaga posisi terbuka tetap aktif.

Poin utama:

  1. margin bukan biaya,
  2. margin dikunci sementara,
  3. margin bergantung pada ukuran transaksi dan leverage.

Leverage yang lebih tinggi berarti margin yang dibutuhkan lebih rendah, tetapi risikonya lebih tinggi.


Penjelasan Free Margin

Free margin adalah jumlah dana yang tersedia untuk:

  1. membuka transaksi baru,
  2. menyerap kerugian mengambang.

Rumus:

Free Margin = Equity − Margin

Ketika free margin mencapai nol, Anda tidak dapat lagi membuka transaksi baru.


Margin level dan mengapa hal ini penting

Margin level adalah indikator risiko utama.

Rumus:

Margin Level = (Equity / Margin) × 100%

Nilai ini menentukan:

  1. level margin call,
  2. aktivasi stop out.

Seiring equity menurun dan margin tetap sama, margin level akan turun.


Apa itu margin call?

Sebuah margin call terjadi ketika margin level turun di bawah ambang batas yang telah ditentukan.

Artinya:

  1. kerugian sedang mengurangi equity Anda,
  2. risiko sedang meningkat,
  3. Anda mungkin perlu menambah dana atau mengurangi eksposur.

Margin call adalah peringatan, bukan likuidasi.


Apa itu stop out?

Sebuah stop out terjadi ketika margin level mencapai batas minimum kritis.

Pada titik ini:

  1. platform secara otomatis menutup posisi,
  2. dimulai dari yang paling merugikan,
  3. untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Stop out melindungi baik trader maupun broker.


balance-equity-margin


Mengapa trader tetap mendapatkan margin call meskipun masih memiliki balance

Hal ini terjadi karena:

  1. kontrol margin didasarkan pada equity, bukan balance,
  2. kerugian mengambang mengurangi equity,
  3. balance saja tidak mencerminkan risiko yang sebenarnya.

Ini adalah salah satu kesalahpahaman pemula yang paling umum.


Mengapa hal ini penting bagi trader

Memahami konsep-konsep ini membantu trader:

  1. mengelola risiko dengan baik,
  2. menghindari margin call yang tidak terduga,
  3. memilih leverage yang sesuai,
  4. mengontrol ukuran posisi secara realistis.

Sebagian besar masalah terkait margin berasal dari kebingungan antara balance dan equity.


Apa selanjutnya

Sekarang setelah mekanisme margin menjadi jelas, topik penting berikutnya adalah:

  1. Mengapa transaksi saya ditutup padahal harga tidak pernah menyentuh stop loss saya?

Hal ini menghubungkan logika margin dengan perilaku eksekusi dan penetapan harga.

Kembali Kembali
Situs web ini menggunakan cookie. Pelajari lebih lanjut tentang Kebijakan Cookie kami.